1. Maharaja Kumara Radin Mas Ariya di-Gunung [Radin Mas Pamari], who Became Sultan Baki Shah Ibni al-Marhum Sultan Mahmud, Raja of Chermin - To'liq nasl-nasab shajarasi

Rodovid UZdan olingan
Yozuv:945977
Katta shajaraning generasiyasi uchun katta server zahiralarni talab qiladi. Server ishlashini kamaytirish uchun qayd kilinmagan foydalanivchilar shajarani faqat 7 avlod ajdodlarni va 7 avlod nasllarni.

Agarda Siz shajarani qayd qilinmasdan butunlay ko'rishni istasangiz, oddiygina bet adresiga ?showfulltree=yes matnni kiriting.

Shajarada odamlar soni 348-ta, 89-tasi oila ichidagilar va 48-tasi urig'laridagilar, 228-tasi o'zaro yaqin qardoshlar; 19-ta oila yaqin qardoshlar bilan boshqa odamlardan tashkil topgan (12-tasi).

1
1
2
2
3
3
4
4
Bobolari
♂ 1. Paduka Sri Sang Tawal, Raja of Lankasuka
unvon: 1267 - 1339, Raja of Lankasuka
Bobolari
Ota-onasi
Ota-onasi
 
== 7 ==
== 7 ==
Farzandlari
♂ Syaikh Jumadil Kubro Syarif Makdhum Jamaluddin Akbar (Al Husaini)
рождение: ~ 1310, Malabar-Delhi-India
nikoh:
nikoh: ♀ Amira Fathimah Binti Amir Husain
o'limi: ~ 1453, Wajo, Sulawesi Selatan
Farzandlari
Nabiralari
♂ 1. Shaikh Syarief Maulana Maliq Ibrahim
рождение: 1297, Samarqand, Uzbekistan
миропомазание: Datang Ke Jawa tahun 1404
boshqa davlatdan ko'chib kelishi (immigrasiya): WISATA ZIARAH KE SYEKH MAULANA MAGHRIBI PARANGTRITIS
nikoh:
nikoh: ♀ 4.3.1.2. Dewi Rasa Wulan
o'limi: 1419, Desa Gapurosukolilo-Kota Gresik-Jawa Timur
♂ 6. Maulana Muhammad Jumadil Kubra
рождение: 1311, Nasarabad India
♂ 7. Maulana Muhammad 'Ali Akbar (lahir di Nasarabad, Tahun 1312 M),
рождение: 1312, Naserabad, Delhi, India
♂ 9. Syaikh Maulana Wali Islam
рождение: 1317, Nasarabad India
♂ 2. Pangeran Pebahar As-Samarqandiy
рождение: 1300, Samarkand, Uzbekistan
♂ 3. Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung)
рождение: 1302, Samarkand, Uzbekistan
♂ 4. Sunan Kramasari As-Samarqandiy (Sayyid Sembahan Dewa Agung)
рождение: 1305, Samarkand, Uzbekistan
♂ 5. Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy
рождение: 1307, Samarkand, Uzbekistan
♂ 10. Maulana Muhammad Al-Maghribi (lahir di , Tahun 1321 M)
рождение: 1321, Maghrib (Morocco)
♀ 12. Siti ‘Aisyah (Putri Ratna Kusuma)
рождение: 1351, Kelantan, Malaysia
♂ 18. Syarif Hasan Jumadil Kubra (1)
рождение: 1413, Wajo, Sulawesi Selatan
unvon: 1453, Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra
o'limi: 1591, Wajo, Sulawesi Selatan
♂ 19. Syaikh Syarief Husain Jumadil Kubra Al-Asghar
рождение: 1443, Wajo, Sulawesi Selatan
♂ Muhammad Syamsudin Tabris Kebungsuan I (Pangeran Handayaningrat)
kasbi: Pengging, Adipati Pengging bergelar Andayaningrat atau Ki Ageng Pengging I
nikoh:
♂ 14. Syarief Ali Nurul Alam (Patih Arya Gajah Mada II)
рождение: 1402, Chermin, Kelantan
nikoh:
nikoh:
unvon: 1432 - 1467, Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II
janaza: Pemakaman Gunung Santri - Cilegon - Banten
Nabiralari
10
♂ Ki Ageng Kebo Kenongo
рождение: diputus ibunya : 25682
nikoh: ♀ Nyi Ageng Pengging
♂ 14.1. Sultan Syarif Abdullah Mahmud Umdatuddin (Syaikh Israel Ya'kub)
рождение: hisoblan. 1425, Champa
nikoh: ♀ 5. Nyai Rara Santang / Hajjah Syarifah Mudaim
unvon: 1471 - 1478, Champa
o'limi: 1478
♂ 14.4. Syarif Sulaiman
unvon: Raja Baghdad
10
11
♂ Kanjeng Sultan Hadiwijoyo / Joko Tingkir
unvon: 1568, Sultan Pajang
o'limi: 1582
♂ 4.3.1. Raden Ahmad Sahuri / Raden Sahur / Tumenggung Wilwatikta (Adipati Tuban VIII)
nikoh: ♀ Putri Dari Aria Dikara
nikoh: ♀ Dewi Nawangarum
kasbi: 1419 - 1460, Tuban, Adipati Tuban VIII (Diputus Ayahnya : 772299) Diputus Ayahnya ke NABI SAW : 850544
♀ 11.2.2. Dewi Sarah
рождение: 1447, Binti Maulana Ishaq
nikoh: ♂ 4.3.1.1. Sunan Kalijaga
♂ 14.1.3. Syarief Arifin
рождение: 1449
♂ 6.1.1. Abdurrahman / Joko Tingkir
рождение: Cloning (Beda Generasi)
♂ 2. Syekh Abdurakhim
unvon: Pangeran Kejaksan
11
12
♂ w Sunan Bonang
рождение: Level 1 = putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila.
♂ Arya Pangiri ? (Sultan Ngawantipura)
nikoh: ♀ Ratu Pembayun
nikoh: ♀ Ratu Pembayun
unvon: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
♂ Pangeran Aryo Benowo / Abdulhalim
unvon: Sultan Pajang II
♂ 14.1.1.1. Panembahan Maulana Hasanuddin
рождение: 1478, Cirebon
nikoh: ♀ 3.4.1.1.3. Ratu Ayu Kirana
unvon: 1552 - 1570, Sultan Banten I
o'limi: 1570, Banten
♂ Fachrullah Khan / Faletehan (Fadhillah Khan)
nikoh: ♀ Ratu Winangun / Ratu Winaon
unvon: 1568 - 1570, Cirebon, Sultan Cirebon III
o'limi: 1570, Cirebon
♀ 4.1.1.9. Ratu Wanawati Raras
рождение: 1525
♂ w Pangeran Benawa / Sultan Prabuwijaya (AbdulHalim)
kasbi: 1582, Adipati Jipang Panolan
unvon: 1586 - 1587, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Prabuwijaya
o'limi: 1587, Pajang
♂ Kanjeng Pangeran Haryo Sindusono
рождение: Level 1 = Putera; Adalah trah urutan pertama/putera dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
♀ 4.1.1.9. Dewi Sarokah
рождение: Cloning karena beda generasi
nikoh: ♂ 4.3.1.1. Sunan Kalijaga
♂ w Pangeran Hariyo Permalat / Pangeran Aryo Pamalad
nikoh: ♀ Ratu Mas Kumelut
kasbi: 1669 - 1686, Tuban, Adipati Tuban XV / Bupati Mancanegara
♂ Ki Juru Martani / Adipati Mandaraka (Mondoroko I)
рождение: Versi 1 : http://www.jatiningjati.com/2009/08/akan-banyak-orang-yang-tidak-percaya.html Versi 2 : http://kincho-ngerang.blogspot.com/ Versi 3 : http://kiagengmandaraka.blogspot.com/2011/06/saya-pengagum-beliau.html
nikoh: ♀ Ratu Mas Banten
unvon: 1601 - 1613, Mataram, Patih Kesultanan Mataram
o'limi: 1615
♂ 5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai)
unvon: Sultan Cirebon III (1568-1570) Kekosongan pemegang kekuasaan itu kemudian diisi dengan mengukuhkan pejabat keraton yang selama Sunan Gunung Jati melaksanakan tugas dakwah, pemerintahan dijabat oleh Fatahillah atau Fadillah Khan. Fatahillah kemudian naik takhta, dan memerintah Cirebon secara resmi menjadi raja sejak tahun 1568. Fatahillah menduduki takhta kerajaan Cirebon hanya berlangsung dua tahun karena ia meninggal dunia pada tahun 1570, dua tahun setelah Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan berdampingan dengan makam Sunan Gunung Jati di Gedung Jinem Astana Gunung Sembung.
nikoh: ♀ Ratu Pambayun Ratu Ayu Pembayun Fatimah Binti Raden Patah Sultan Demak
nikoh: ♀ Nyai Ratu Ayu
♂ 4.1.1.3. Pangeran Mochammad Arifin (Pangeran Pasarean)
рождение: 1495
nikoh: ♀ Ratu Ayu Nyawa / Ratu Ayu Wulan
unvon: 1528, Cirebon, Adipati Cirebon
♂ 4.3.1.1. Sunan Kalijaga
рождение: Generasi ke 1
nikoh: ♀ 4.1.1.9. Dewi Sarokah
12
13
♂ 8. Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati / Raden Mas Jolang (Panembahan Seda ing Krapyak)
nikoh: ♀ Dyah Banowati / Kanjeng Ratu Mas Hadi
nikoh: ♀ Ratu Tulungayu
nikoh:
unvon: 1601 - 1613, Kota Gede, Mataram, Sultan Mataram Ke 2 bergelar Sri Susuhunan Adi Prabu Hanyakrawati Senapati-ing-Ngalaga Mataram
o'limi: 1613
unvon: 1613, "Anumerta Panembahan Seda ing Krapyak"
♂ w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
рождение: Di Desa Brondong – Sedayu Lawas, atau Paciran Lamongan tepi laut utara Jawa. Kiyahi Ageng Brondong memiliki keturunan Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I, Bupati Sidoarjo yang pertama, diambil dari silsilah pangeran Lanang Dangiran Kyai Ageng Brondong kang sumareh ing pesarehan sentono Botoputih Surabaya. Pangeran Lanang Dangiran Kiyahi Ageng Brondong. Kang Sumareh Ing Pesarehan “Sentono Boto Putih” Surabaya Riwayat Hidup Kiyahi Ageng Brondong Botoputih Suroboyo. Konon dituturkan Pangeran Kedawung, disebut juga Sunan Tawangalun adalah raja di Blambangan atau dikatakan juga Bilumbangan. Beliau mempunyai 5 orang anak dan diantaranya ialah pangeran Lanang Dangiran. Diceritakan bahwa Lanang Dangiran pada usia 18 tahun bertapa dilauy dan menghanyutkan dirinya diatas sebuah papan kayu sebuah beronjong (alat penangkap ikan), tanpa makan atau minum, arus air laut dan gelombang membawa Lanang Dangiran hingga dilaut jawa dan akhirnya suatu taufan dan gelombang besar melemparkan Lanang Dangiran dengan beronjongnya dalam keadaan tidak sadar, disebabkan karena berbulan-bulan tidak makan dan minum, dipantai dekat Sedayu. Seluruh badannya telah dilekati oleh karang, keong serta karang-karang (remis) sehingga badan manusia itu seolah-olah ditempeli dengan bakaran jagung yang disebut dengan bahasa jawa “Brondong” Badan Pangeran Lanang Dangiran diketemukan oleh seorang kiyahi yang bernama Kiyahi Kendil Wesi. Pangeran Lanang Dangiran dirawat oleh Kiyahi Kendil Wesi serta istrinya dengan penuh kasih sehingga sadar kembali dan akhirnya menjadi sehat seperti sediakala. Pangeran Lanang Dangiran menceritakan asal-usulnya kepada Kiyahi Kendil Wesi. Setelah Kiyahi Kendil Wesi mendapat keterangan tentang asal usulnya Pangeran Lanang Dangiran, maka diceritakan oleh Kiyahi tadi bahwa ia juga asal keturunan dan raja-raja di Blambangan yang bernama Menak Soemandi dimana beliau masih satu keturunan dengan Lanang Dangiran. Lanang Dangiran tinggal dan kumpul dengan Kiyahi Kendil Wesi, dan dianggap sebagai anaknya kiyahi sendiri. Pangeran Lanang Dangiran memeluk agama Islam, karena rajin dan keteguhan imannya serta keluhuran budinya serta kesucian hatinya, maka tidak lama pula ia dapat tampil kemuka sebagai guru Agama Islam, Pangeran Lanang Dangiran berisitrikan putrid dan Ki Bimotjili dan Panembahan di Cirebon yang asal usulnya dituliskan sebagai berikut : Pangeran Kebumen Bupati Semarang, berisitrikan putrid dan Sultan Bojong, bernama Prabu Widjaja (Djoko Tingkir). Ki Bomotjili adalah salah satu seorang putra dan Pangeran Kebumen tersebut diatas, seorang putri dan Ki Bimotjilimi bersuamikan Pangeran Lanang Dangiran alias Kiyahi Brondong (dimakamkan di Boto Putih). Nama Brondong diperoleh karena ia diketemukan oleh Kiyahi Kendil Wesi badannya dilekati dengan “Brondong” Kiyahi Kendil Wesi yang waspada dan mengetahui nasib seseorang, mengatakan kepada Lanang Dangiran yang sudah mendapat sebutan Kiyahi Brondong dan masyarakat sekitar tempat Kiyahi Kendil Wesi, supaya pergi ke Ampel Dento Suroboyo, dan meluaskan ajaran Agama Islam, karena di Surabaya Kiyahi Brondong kelak akan mendapat kebahagiaan serta turun temurunnya kelak akan timbul dan tambah menjadi orang-orang yang mulya. Kemudian Kiyahi Brondong dengan istrinya dan beberapa anaknya yang masih kecil pergi ke Surabaya dan pada Tahun 1595 menetap diseberang timur kali Pegiri’an, dekat Ampel ialah Dukuh Boto Putih (Batu Putih) ditempat baru inilah Kiyahi Brondong mendapatkan martabat yang tinggi dan masyarakat, karena keluhuran budinya Kiyahi Brondong (pangeran Lanang Dangiran) wafat pada tahun 1638 dalam usia + 70 tahun dan meninggalkan 7 orang anak, diantaranya 2 orang laki-laki yaitu : Honggodjoyo dan Honggowongso. Bupati Sidoarjo yang pertama adalah keturunan dan Honggodjoyo, Kiyahi Ageng Brondong (Pangeran Lanang Dangiran) dikebumikan ditempat kediamannya sendiri di Botoputih Surabaya makamnya dimulyakan oleh putra-putranya dan selanjutnya dihormati oleh turun-turunnya hingga kini. Semoga arwah beliau diterima Allah Swt, dan Allah Swt juga memberikan kepada seluruh keturunannya Kiyahi Ageng Brondong kemulyaan, kesehatan dan kesejahteraan sebagaimana beliau senantiasa mendoakan cucu cicitnya selama hidupnya. Ada hal penting yang anda ketahui bahwa bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sidoarjo, pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta rombongan merupakan agenda rutin berkunjung ke : Pesarean Asri ing Pendem untuk nyekar ke makam Bupati pertama Sidoarjo Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I wafat tahun 1863 Ke Pesarehan keluarga Tjondronegoro (belakang masjid Djamik/ Agung Sidoarjo) nyekar Raden Adipati Aryo Panji Tjondronegoro I wafat tahun 1906 Langsung menuju Pesarehan Boto Putih Surabaya ke makam Raden Tumenggung Adipati Aryo Tjondronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono).
unvon: Surabaya, Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong sebagai PANCER = yaitu Leluhur/nenek moyang Trah Kasepuhan & Kanoman Surabaya / sebagai cikal bakal / pakem Sejarah Kasepuan – Kanoman Surabaya, atau Level 1 = Putera ke 2 Pangeran Kedawung ;
nikoh: ♀ Nyai Ageng Brondong
o'limi: 1638
♀ Nyai Ageng Brondong
рождение: Sedayu - Lawas / Lamongan, Puteri Ki Bimotjili dari Djungpangkah (Ujungpangka) di Sedayu Lawas Surabaya.
nikoh: ♂ w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
♂ R Harya Tambakbaya
рождение: Level 2 = Cucu; Adalah trah urutan ke 2 dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
♂ Sunan Kudus
рождение: 1400
o'limi: 1550
♂ Raden Abdullah Melaka / Raden Aria Putra / Panglima Tok Hitam
рождение: Versi Malaysia
рождение: 1525
♂ 14.1.1.1.1. Panembahan Maulana Yusuf
unvon: 1570 - 1582, Banten, Sultan Banten II
o'limi: 1585
♂ Pangeran Radin
рождение: DIPUTUS AYAHNYA : 26361
♂ 4.3.1.1.1. Sunan Muria / Raden Umar Said
nikoh: ♀ 11.3.1.2. Dewi Sujinah
janaza: Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
♂ 4.3.1.1.6. Sunan Hadi / Panembahan Kali
рождение: Pengganti Sunan Kalijaga sebagai Kepala Perdikan Kadilangu.
♂ Pangeran Santri / Kusumadinata I (Raden Solih)
рождение: ~29 may 1505
nikoh: ♀ Ratu Pucuk UmuN / Nyi Mas Ratu Inten Dewata (Pangeran Istri)
unvon: 21 oktyabr 1530 - 1580, Sumedang Larang, Raja Sumedang Larang Ke 9
o'limi: hisoblan. 1580
♂ Pangeran Dalem
kasbi: 1700 - 1707, Tuban, Adipati Tuban XVII
♂ 2. Panembahan Losari
рождение: 1518
♂ Pangeran Kesatriyan
рождение: 1516
13
14
♂ 4. Pangeran Arya Martapura / Adipati Martopuro (Raden Mas Wuryah)
рождение: 1605, Kotagede
o'limi: 1688, Magelang
♀ 11. Gusti Ratu Wirokusumo
рождение: Ing Djipang
♀ Ratu Kulon / Kanjeng Ratu Batang
рождение: Setelah Kanjeng Ratu Kulon (Cirebon) diusir dari Keraton, berubah nama menjadi Kanjeng Ratu Kulon
nikoh: ♂ 1. Sultan Agung / Raden Mas Djatmika (Raden Mas Rangsang)
♂ 1. Sultan Agung / Raden Mas Djatmika (Raden Mas Rangsang)
рождение: 1593, Kuto Gede - Kesultanan Mataram
nikoh: ♀ Ratu Kulon / Kanjeng Ratu Batang
nikoh: ♀ Kanjeng Ratu Kulon [Gp.1] / Ratu Mas Tinumpak (Ratu Mas Ayu Sakluh)
nikoh: ♀ Mas Ayu Wangen
nikoh: ♀ Mas Ayu Sekar Rini
unvon: 1613 - 1645, Mataram, SULTAN MATARAM KE 4 bergelar Panembahan Hanyakrakusuma atau Prabu Pandita Hanyakrakusuma
o'limi: 1645, Pajimatan Imogiri
♂ w 1. Kyai Tumenggung Onggodjoyo I / Kyai Lanang Glangsing (Honggodjoyo / Gentono)
kasbi: 1678 - 1686, Pasuruan, Adipati Pasuruan
o'limi: 1690, Surabaya, Dimakamkan di Pesarean Sentono Botoputih Surabaya
♂ Patih Wiroguno
unvon: Kartosuro - Mataram, Patih Kasunanan Kartosuro-Mataram
nikoh: ♀ 5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
♀ 5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
рождение: ?, Surabaya, Menurunkan Trah Demang Sutoyudo Peneleh - Suroboyo
nikoh: ♂ Patih Wiroguno
♀ 4. Nyai Setro / Astro
рождение: Surabaya, Menurunkan Trah Botoputih Surabaya
♀ 3. Nyai Danoe Singopoero
рождение: Menurunkan Trah Singopredaton
♀ 7. Nyai Wongsoito / Nyai Wongsosuto
рождение: Menurunkan Trah Tumenggung Setjonegoro, Tjibolang dan Trah Honggosutan / Wongsosutan
♂ w Kyai Tumenggung Djangrono I / Kyai Onggowongso (Honggowongso)
рождение: Surabaya, Catatan: >> nama lain : Ki Lembu Amiluhur / ver RB Yasin )
unvon: 1670 - 1678, Surabaya, Adipati Surabaya XI
o'limi: dekabr 1678, Surabaya, Gugur di Kediri dalam peperangan, dimakamkan di Pesarean Sentono Boto Putih Surabaya
♂ R Harya Setroboyo I
рождение: Level 3 = Buyut; Adalah trah urutan ke 3 dari (pancer) Kanjeng Sultan Pajang / Joko Tingkir 1568-1582 );
♂ Raden Aryawangsa ? (Wangsa Clan)
рождение: Versi : Malaysia
♂ Pangeran Pekik
nikoh: ♀ Ratu Pandansari / Ratu Mas Sekar
o'limi: 21 fevral 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Makam Banyusumurup, Imogiri
♀ Ratu Pandansari / Ratu Mas Sekar
nikoh: ♂ Pangeran Pekik
o'limi: 21 fevral 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Pajimatan Imogiri
♂ Raden Prasmo (Pangeran Cakraningrat I)
unvon: Panembahan Madura I (Tahun 1624 - 1648)
nikoh: ♀ 6. Kanjeng Ratu Mas Sekar
♂ 1.1.1.2.1.1. Ki Ageng Penjawi
рождение: Diputus Nomor Silsilah dibawah ini : 70469 769464 705736
♂ 14.1.1.1.1.14. Panembahan Sultan Maulana Muhammad Nashruddin
unvon: 1585 - 1596, Banten, Sultan Banten III
o'limi: 1596, Palembang
♂ Panembahan Ratu I
рождение: 1570, Cirebon
kasbi: Cirebon, Sultan Cirebon III ( 1589 - 1649 )
o'limi: 1649, Cirebon
14
(Saudara Ishak /P. Pethak)
-
Adipati Wirahutama IV - Wirasaba Yogjakarta
Al Hasani
Aria Damar
As-Samarakandi
Azmatkhan
Banten
Basyaiban
Bonang
Brawijaya
Cakraningrat
Demak
Gunung Jati
Hadiwidjoyo
Jailani Clan
Jambi
Joko Tingkir
Juru Martani
Kajoran
Kandjeng Pangeran Arja Benawi
Kasultanan Banten
Kelantan
Ki Ageng Brondong
Ki Ageng Pengging
Ki Bimotjili
Kuningan
Maguindanao Philipina
Majapahit Girindrawardhana
Maulana Ishaq
Ong
Pajang
Panembahan Rama
Pasai
Petak
Raden Tubagus Kuncung Amarullah Cokel, Lebak, Banten
Ronggolawe
Singasari
Sultan Pajang - Joko Tingkir
Sumedang Larang
Sunan Ampel
Sunda-Galuh
Swarga
Tuban
Upapatih
Wiroguno
Wretikandayun
al Bagdhdi