Syaikh Jumadil Kubro Syarif Makdhum Jamaluddin Akbar (Al Husaini) b. ~ 1310 d. ~ 1453 - To'liq nasl-nasab shajarasi
Rodovid UZdan olingan
Yozuv:359642
Katta shajaraning generasiyasi uchun katta server zahiralarni talab qiladi. Server ishlashini kamaytirish uchun qayd kilinmagan foydalanivchilar shajarani faqat 7 avlod ajdodlarni va 7 avlod nasllarni.
Agarda Siz shajarani qayd qilinmasdan butunlay ko'rishni istasangiz, oddiygina bet adresiga ?showfulltree=yes matnni kiriting.
Shajarada odamlar soni 851-ta, 175-tasi oila ichidagilar va 97-tasi urig'laridagilar, 653-tasi o'zaro yaqin qardoshlar; 40-ta oila yaqin qardoshlar bilan boshqa odamlardan tashkil topgan (30-tasi).
1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
Bobolari
Bobolari
Ota-onasi
Ota-onasi
== 8 ==
♀ Amira Fathimah Binti Amir Husain
рождение: Menikah Tahun 1295 M
nikoh: ♂ Syaikh Jumadil Kubro Syarif Makdhum Jamaluddin Akbar (Al Husaini)
nikoh: ♂ Syaikh Jumadil Kubro Syarif Makdhum Jamaluddin Akbar (Al Husaini)
♀ 3. Puteri Selindung Bulan / Puteri Syahirah (Menikah Tahun 1390 M)
рождение: (Menikah tahun 1390 M)
♀ Lalla Fathimah Binti Hasan bin Abdullah Al-Maghribi Al-Hasani (Morocco)
рождение: Menikah tahun 1319 M, pernikahan ini dilakukan Husain Jamaluddin saat adanya hubungan diplomatik antara Kesultanan India dengan Kerajaan Marokko
♀ Putri Raja Batara Gowa Tuminanga ri Paralakkenna (Raja Gowa Sulawesi Selatan)
рождение: Menikah tahun 1411
== 8 ==
Farzandlari
♂ Syaikh Abdul Khaliq Al Idrus
рождение: Syeikh dan Musafir besar ini datang dari Parsi ke tanah Jawa mendarat dan menetap di Jepara di awal 1400-an masehi
♀ Puteri Wajo
рождение: hisoblan. 1448, Adapun Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar,lahir tahun 1443 M, Pada tahun 1473 M menikah dengan Puteri Wajo binti LaTadampare Puangrimaggalatung (Raja Wajo), pada tahun 1483 M melahirkan putera bernama Sulaiman alias Dato Sulaiman (Qadhi & Mufti Kesultanan WajoPertama). Dato Sulaiman ini keturunannya banyak di Wajo dan di Pasuruan dan Bangil, Jawa timur.
Farzandlari
Nabiralari
♂ Bhre Kertabhumi/ Wijaya Parakramawardhana / Raden Alit (Brawijaya V)
nikoh: ♀ Wandan Kuning
nikoh: ♀ Dewi Murdaningrum (Selir-1) (Ratu Dwarawati / Anarwati)
nikoh: ♀ Isteri Ponorogo (Selir-2)
nikoh: ♀ w Ratu Dwarawati / Dewi Amarawati Permaisuri Dewi Murdaningrum
nikoh: ♀ w Endang Sasmintapura
nikoh: ♀ 11.4. Syarifah Siti Zainab
nikoh: ♀ Siu Ban Ci / Wandan Sari
nikoh: ♀ 11.4. Syarifah Siti Zainab
unvon: 1468 - 1478, Majapahit, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya V
o'limi: 1478
nikoh: ♀ Dewi Murdaningrum (Selir-1) (Ratu Dwarawati / Anarwati)
nikoh: ♀ Isteri Ponorogo (Selir-2)
nikoh: ♀ w Ratu Dwarawati / Dewi Amarawati Permaisuri Dewi Murdaningrum
nikoh: ♀ w Endang Sasmintapura
nikoh: ♀ 11.4. Syarifah Siti Zainab
nikoh: ♀ Siu Ban Ci / Wandan Sari
nikoh: ♀ 11.4. Syarifah Siti Zainab
unvon: 1468 - 1478, Majapahit, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya V
o'limi: 1478
♂ 4. Walangsungsang / / Sri Mangana (Pangeran Cakrabuwana)
рождение: 1423
nikoh: ♀ Nyi Mas Endang Geulis / Nyi Mas Endang Ayu
nikoh: ♀ Nyai Retna Rasajati
nikoh: ♀ Nyai Retna Riris / Nyai Kencana Larang
unvon: < 1479, Sultan Cirebon I
nikoh: ♀ Nyi Mas Endang Geulis / Nyi Mas Endang Ayu
nikoh: ♀ Nyai Retna Rasajati
nikoh: ♀ Nyai Retna Riris / Nyai Kencana Larang
unvon: < 1479, Sultan Cirebon I
Nabiralari
11
♀ Raden Rara Wuragil / R Ajeng Sukartijah
рождение: welajar inkang kaaturaken Peloro-loro Pajang / Sultan Pajang
nikoh: ♂ Kanjeng Sultan Hadiwijaya / Sultan Hadiwijoyo (Mas Karebet)
nikoh: ♂ Kanjeng Sultan Hadiwijaya / Sultan Hadiwijoyo (Mas Karebet)
nikoh: ♂ Kanjeng Sultan Hadiwijaya / Sultan Hadiwijoyo (Mas Karebet)
nikoh: ♂ Kanjeng Sultan Hadiwijaya / Sultan Hadiwijoyo (Mas Karebet)
♀ Nyai Ageng Tepasari / Nyai Ageng Tepanjani
рождение: ISTRI KE 5 (berputra 2)
nikoh: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
nikoh: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
♀ Nyai Ratu Kawunganten
рождение: ISTRI KE 1 (berputra 2), Surasowan-Banten
nikoh: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
nikoh: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
nikoh: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
nikoh: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II)
♂ Bondan Kejawen / Rahaden Bondhan Kejawan Aryo Lembu Peteng (Ki Ageng Tarub 3)
рождение: Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
рождение: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
nikoh: ♀ Retno Dewi Nawangsih
nikoh:
nikoh: ♀ Retno Dewi Nawangsih
рождение: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
nikoh: ♀ Retno Dewi Nawangsih
nikoh:
nikoh: ♀ Retno Dewi Nawangsih
♂ Raden Patah Adipati Jinbun / Sultan Bintoro Demak I [Bra.5.13] (Lembu Kenogo / Ningrat Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama)
рождение: 1455, Palembang
nikoh: ♀ 11.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah
nikoh: ♀ Puteri Bupati Jipang Panolan
nikoh: ♀ Putri Dari Randu Sanga
unvon: 1475 - 1518, Raja Demak Ke 1 (1500-1518), "Senapati Jimbun atau Panembahan Jimbun"
o'limi: 1518, Demak
nikoh: ♀ 11.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah
nikoh: ♀ Puteri Bupati Jipang Panolan
nikoh: ♀ Putri Dari Randu Sanga
unvon: 1475 - 1518, Raja Demak Ke 1 (1500-1518), "Senapati Jimbun atau Panembahan Jimbun"
o'limi: 1518, Demak
♂ w Jaka Dillah / Arya Damar (Raja Palembang)
nikoh: ♀ 11.4. Syarifah Siti Zainab
nikoh: ♀ Wandan Kuning
nikoh: ♀ Siu Ban Ci / Wandan Sari
nikoh: ♀ Puteri Sandang Biduk ? (Demang Lebar Daun)
unvon: 1445 - 1486, Palembang, Raja Palembang
nikoh: ♀ Wandan Kuning
nikoh: ♀ Siu Ban Ci / Wandan Sari
nikoh: ♀ Puteri Sandang Biduk ? (Demang Lebar Daun)
unvon: 1445 - 1486, Palembang, Raja Palembang
11
12
♀ 4.3.1.1.4. Kanjeng Ratu Pembayun
рождение: Ayahnya Sunan Kalijaga : Diputus 851446
nikoh:
nikoh: ♂ 2. Sultan Trenggono / Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro
nikoh:
nikoh: ♂ 2. Sultan Trenggono / Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro
♂ Fachrullah Khan / Faletehan (Fadhillah Khan)
nikoh: ♀ Ratu Winangun / Ratu Winaon
unvon: 1568 - 1570, Cirebon, Sultan Cirebon III
o'limi: 1570, Cirebon
unvon: 1568 - 1570, Cirebon, Sultan Cirebon III
o'limi: 1570, Cirebon
♂ 1.1.1. Ki Ageng Ngerang I / Sunan Ngerang I / Syeh Muhammad Nurul Yaqin
рождение: DIPUTUS AYAHNYA : 321552
nikoh: ♀ 3. Nyai Ageng Ngerang I/ Nyai Siti Rochmah (Dewi Roro Kasihan)
nikoh: ♀ 3. Nyai Ageng Ngerang I/ Nyai Siti Rochmah (Dewi Roro Kasihan)
♂ w 3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
unvon: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
12
13
♂ Sultan Hadiwidjoyo / Joko Tingkir (Mas Karebet)
nikoh:
nikoh: ♀ 3.4.1.1.2. Ratu Mas Cempaka
nikoh: ♀ Ratu Mas Kodok Ijo
unvon: 1549 - 1582, Pajang, Sultan Pajang
o'limi: 1582, Pajang
nikoh: ♀ 3.4.1.1.2. Ratu Mas Cempaka
nikoh: ♀ Ratu Mas Kodok Ijo
unvon: 1549 - 1582, Pajang, Sultan Pajang
o'limi: 1582, Pajang
♂ 8. Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati / Raden Mas Jolang (Panembahan Seda ing Krapyak)
nikoh: ♀ Dyah Banowati / Kanjeng Ratu Mas Hadi
nikoh: ♀ Ratu Tulungayu
nikoh:
unvon: 1601 - 1613, Kota Gede, Mataram, Sultan Mataram Ke 2 bergelar Sri Susuhunan Adi Prabu Hanyakrawati Senapati-ing-Ngalaga Mataram
o'limi: 1613
unvon: 1613, "Anumerta Panembahan Seda ing Krapyak"
nikoh: ♀ Ratu Tulungayu
nikoh:
unvon: 1601 - 1613, Kota Gede, Mataram, Sultan Mataram Ke 2 bergelar Sri Susuhunan Adi Prabu Hanyakrawati Senapati-ing-Ngalaga Mataram
o'limi: 1613
unvon: 1613, "Anumerta Panembahan Seda ing Krapyak"
♂ Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
рождение: Level 1 = Putera ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
nikoh: ♀ Ratu Mas Pambayun
nikoh: ♀ Ratu Mas Pambayun
nikoh: ♀ Ratu Mas Pambayun
nikoh: ♀ Ratu Mas Pambayun
♂ w Pangeran Kalinyamat / Pangeran Toyib / Pangeran Tanduran / Tjie Bin Tang
рождение: * Masyarakat Jepara menyebut nama asli: Win-tang
* Versi lain berasal dari Aceh Nama aslinya: Pangeran Toyib, putra Sultan Mughayat Syah raja Aceh (1514-1528).
nikoh: ♀ 5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
o'limi: 1549, Mati dibunuh utusan Arya Penangsang, sepupunya yang menjadi bupati Jipang.
nikoh: ♀ 5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
o'limi: 1549, Mati dibunuh utusan Arya Penangsang, sepupunya yang menjadi bupati Jipang.
♂ w Ki Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran
рождение: Di Desa Brondong – Sedayu Lawas, atau Paciran Lamongan tepi laut utara Jawa.
Kiyahi Ageng Brondong memiliki keturunan Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I, Bupati Sidoarjo yang pertama, diambil dari silsilah pangeran Lanang Dangiran Kyai Ageng Brondong kang sumareh ing pesarehan sentono Botoputih Surabaya.
Pangeran Lanang Dangiran Kiyahi Ageng Brondong.
Kang Sumareh Ing Pesarehan “Sentono Boto Putih” Surabaya
Riwayat Hidup Kiyahi Ageng Brondong Botoputih Suroboyo.
Konon dituturkan Pangeran Kedawung, disebut juga Sunan Tawangalun adalah raja di Blambangan atau dikatakan juga Bilumbangan. Beliau mempunyai 5 orang anak dan diantaranya ialah pangeran Lanang Dangiran. Diceritakan bahwa Lanang Dangiran pada usia 18 tahun bertapa dilauy dan menghanyutkan dirinya diatas sebuah papan kayu sebuah beronjong (alat penangkap ikan), tanpa makan atau minum, arus air laut dan gelombang membawa Lanang Dangiran hingga dilaut jawa dan akhirnya suatu taufan dan gelombang besar melemparkan Lanang Dangiran dengan beronjongnya dalam keadaan tidak sadar, disebabkan karena berbulan-bulan tidak makan dan minum, dipantai dekat Sedayu.
Seluruh badannya telah dilekati oleh karang, keong serta karang-karang (remis) sehingga badan manusia itu seolah-olah ditempeli dengan bakaran jagung yang disebut dengan bahasa jawa “Brondong” Badan Pangeran Lanang Dangiran diketemukan oleh seorang kiyahi yang bernama Kiyahi Kendil Wesi. Pangeran Lanang Dangiran dirawat oleh Kiyahi Kendil Wesi serta istrinya dengan penuh kasih sehingga sadar kembali dan akhirnya menjadi sehat seperti sediakala.
Pangeran Lanang Dangiran menceritakan asal-usulnya kepada Kiyahi Kendil Wesi. Setelah Kiyahi Kendil Wesi mendapat keterangan tentang asal usulnya Pangeran Lanang Dangiran, maka diceritakan oleh Kiyahi tadi bahwa ia juga asal keturunan dan raja-raja di Blambangan yang bernama Menak Soemandi dimana beliau masih satu keturunan dengan Lanang Dangiran.
Lanang Dangiran tinggal dan kumpul dengan Kiyahi Kendil Wesi, dan dianggap sebagai anaknya kiyahi sendiri. Pangeran Lanang Dangiran memeluk agama Islam, karena rajin dan keteguhan imannya serta keluhuran budinya serta kesucian hatinya, maka tidak lama pula ia dapat tampil kemuka sebagai guru Agama Islam, Pangeran Lanang Dangiran berisitrikan putrid dan Ki Bimotjili dan Panembahan di Cirebon yang asal usulnya dituliskan sebagai berikut :
Pangeran Kebumen Bupati Semarang, berisitrikan putrid dan Sultan Bojong, bernama Prabu Widjaja (Djoko Tingkir). Ki Bomotjili adalah salah satu seorang putra dan Pangeran Kebumen tersebut diatas, seorang putri dan Ki Bimotjilimi bersuamikan Pangeran Lanang Dangiran alias Kiyahi Brondong (dimakamkan di Boto Putih).
Nama Brondong diperoleh karena ia diketemukan oleh Kiyahi Kendil Wesi badannya dilekati dengan “Brondong” Kiyahi Kendil Wesi yang waspada dan mengetahui nasib seseorang, mengatakan kepada Lanang Dangiran yang sudah mendapat sebutan Kiyahi Brondong dan masyarakat sekitar tempat Kiyahi Kendil Wesi, supaya pergi ke Ampel Dento Suroboyo, dan meluaskan ajaran Agama Islam, karena di Surabaya Kiyahi Brondong kelak akan mendapat kebahagiaan serta turun temurunnya kelak akan timbul dan tambah menjadi orang-orang yang mulya.
Kemudian Kiyahi Brondong dengan istrinya dan beberapa anaknya yang masih kecil pergi ke Surabaya dan pada Tahun 1595 menetap diseberang timur kali Pegiri’an, dekat Ampel ialah Dukuh Boto Putih (Batu Putih) ditempat baru inilah Kiyahi Brondong mendapatkan martabat yang tinggi dan masyarakat, karena keluhuran budinya Kiyahi Brondong (pangeran Lanang Dangiran) wafat pada tahun 1638 dalam usia + 70 tahun dan meninggalkan 7 orang anak, diantaranya 2 orang laki-laki yaitu : Honggodjoyo dan Honggowongso.
Bupati Sidoarjo yang pertama adalah keturunan dan Honggodjoyo, Kiyahi Ageng Brondong (Pangeran Lanang Dangiran) dikebumikan ditempat kediamannya sendiri di Botoputih Surabaya makamnya dimulyakan oleh putra-putranya dan selanjutnya dihormati oleh turun-turunnya hingga kini. Semoga arwah beliau diterima Allah Swt, dan Allah Swt juga memberikan kepada seluruh keturunannya Kiyahi Ageng Brondong kemulyaan, kesehatan dan kesejahteraan sebagaimana beliau senantiasa mendoakan cucu cicitnya selama hidupnya.
Ada hal penting yang anda ketahui bahwa bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sidoarjo, pejabat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beserta rombongan merupakan agenda rutin berkunjung ke :
Pesarean Asri ing Pendem untuk nyekar ke makam Bupati pertama Sidoarjo Raden Tumenggung Panji Tjokronegoro I wafat tahun 1863
Ke Pesarehan keluarga Tjondronegoro (belakang masjid Djamik/ Agung Sidoarjo) nyekar Raden Adipati Aryo Panji Tjondronegoro I wafat tahun 1906
Langsung menuju Pesarehan Boto Putih Surabaya ke makam Raden Tumenggung Adipati Aryo Tjondronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono).
unvon: Surabaya, Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong sebagai PANCER = yaitu Leluhur/nenek moyang Trah Kasepuhan & Kanoman Surabaya / sebagai cikal bakal / pakem Sejarah Kasepuan – Kanoman Surabaya, atau Level 1 = Putera ke 2 Pangeran Kedawung ;
nikoh: ♀ Nyai Ageng Brondong
o'limi: 1638
unvon: Surabaya, Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong sebagai PANCER = yaitu Leluhur/nenek moyang Trah Kasepuhan & Kanoman Surabaya / sebagai cikal bakal / pakem Sejarah Kasepuan – Kanoman Surabaya, atau Level 1 = Putera ke 2 Pangeran Kedawung ;
nikoh: ♀ Nyai Ageng Brondong
o'limi: 1638
♀ Ratu Pucuk UmuN / Nyi Mas Ratu Inten Dewata (Pangeran Istri)
nikoh: ♂ Pangeran Santri / Kusumadinata I (Raden Solih)
unvon: 1530 - 1578, Sumedang Larang, Prabu Sumedang Larang Ke 8
unvon: 1530 - 1578, Sumedang Larang, Prabu Sumedang Larang Ke 8
13
14
♂ 4. Pangeran Arya Martapura / Adipati Martopuro (Raden Mas Wuryah)
рождение: 1605, Kotagede
o'limi: 1688, Magelang
o'limi: 1688, Magelang
♂ Kanjeng Panembahan Senapati /Danang Sutawijaya (Raden Bagus Sutawijaya)
рождение: hisoblan. 1530
nikoh: ♀ Nyai Adisara
nikoh: ♀ 1.1.1.2.1.1.1. Waskita Jawi / Ratu Mas (Putri Waskita Jawi)
nikoh: ♀ Rara Semangkin
nikoh: ♀ Rara Lembayung Ki Ageng Giring
nikoh: ♀ Kanjeng Ratu Kidul
nikoh: ♀ Raden Ayu Retno Dumilah
unvon: 1575 ? 1601, SULTAN MATARAM KE 1 (1587-1601), bergelar Panembahan Senopati Khalifatullah Sayyidin Penatagama
o'limi: 1601
nikoh: ♀ Nyai Adisara
nikoh: ♀ 1.1.1.2.1.1.1. Waskita Jawi / Ratu Mas (Putri Waskita Jawi)
nikoh: ♀ Rara Semangkin
nikoh: ♀ Rara Lembayung Ki Ageng Giring
nikoh: ♀ Kanjeng Ratu Kidul
nikoh: ♀ Raden Ayu Retno Dumilah
unvon: 1575 ? 1601, SULTAN MATARAM KE 1 (1587-1601), bergelar Panembahan Senopati Khalifatullah Sayyidin Penatagama
o'limi: 1601
♂ Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
unvon: Sultan Mataram Ke 1 (1587-1601),
Gelar :"Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa"
nikoh: ♀ Kanjeng Ratu Mas / Waskita Jawi (Roro Sari)
nikoh: ♀ Raden Ajeng Dilah [Gp.2] / Raden Ayu Dumilah
o'limi: 1601
nikoh: ♀ Kanjeng Ratu Mas / Waskita Jawi (Roro Sari)
nikoh: ♀ Raden Ajeng Dilah [Gp.2] / Raden Ayu Dumilah
o'limi: 1601
♂ Arya Pangiri ? (Sultan Ngawantipura)
nikoh: ♀ Ratu Pembayun
nikoh: ♀ Ratu Pembayun
unvon: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
nikoh: ♀ Ratu Pembayun
unvon: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
♂ Pangeran Pekik
nikoh: ♀ Ratu Pandansari / Ratu Mas Sekar
o'limi: 21 fevral 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Makam Banyusumurup, Imogiri
o'limi: 21 fevral 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Makam Banyusumurup, Imogiri
♂ Pangeran Cakraningrat I (Raden Praseno)
nikoh: ♀ Ratu Ibu (Syarifah Ambami)
nikoh: ♀ 6. Kanjeng Ratu Mas Sekar
unvon: 1624 - 1648, Pangeran Cakraningrat I
nikoh: ♀ 6. Kanjeng Ratu Mas Sekar
unvon: 1624 - 1648, Pangeran Cakraningrat I
♀ Nyi Mas Pasarean
рождение: Isteri Ke 3
nikoh: ♂ 1.1. Prabu Geusan Ulun / Pangeran Kusumadinata II (Pangeran Angkawijaya)
nikoh:
nikoh: ♂ 1.1. Prabu Geusan Ulun / Pangeran Kusumadinata II (Pangeran Angkawijaya)
nikoh:
♂ Sultan Abdul Kahir (KM.Sarangge) / La Ka’i
рождение: ~ 1583
kasbi: SULTAN BIMA I (1621-1640)
unvon: 5 iyul 1620
o'limi: 22 dekabr 1640
kasbi: SULTAN BIMA I (1621-1640)
unvon: 5 iyul 1620
o'limi: 22 dekabr 1640
♂ 1.1.1.11. Ki Djasinga / Rd. Mas Tirtakusumah (Dalem Bayah)
рождение: hisoblan. 1611, Kalkulasi : (Tahun lahir ayah)+(Usia Nikah ayah)+(Anak ke 11 x 1 tahun) = 1580+20+11 = 1611
14
15
♀ 1. Gusti Kanjeng Ratu Pambayun / Retna Pembayun
nikoh: ♂ Kyai Ageng Mangir III Ki Jaka Mangir ? (Wonoboyo)
nikoh: ♂ Kyai Ageng Karanglo / Ki Ageng Karang Lo
o'limi: 1625, Jatinegara, Jakarta
janaza: 1625, Tapos, Depok
nikoh: ♂ Kyai Ageng Karanglo / Ki Ageng Karang Lo
o'limi: 1625, Jatinegara, Jakarta
janaza: 1625, Tapos, Depok
♂ 5. Pangeran Purubaya / Raden Mas Damar (Jaka Umbaran)
рождение: hisoblan. 1597, Kalkulasi Kelahiran :
[(kelahiran Senapati=1530)+(Usia saat nikah=65)+((2)]= 1597
o'limi: 13 oktyabr 1676, Kotagede Yogyakarta
o'limi: 13 oktyabr 1676, Kotagede Yogyakarta
♂ Han Bwee Koe / Han Bwee Kong
рождение: Level 2 = Cucu dari Han Siong Kong; Atau putera ke 4 dari Han Liong Kong
kasbi: Kapten China, berkedudukan di Surabaya; Memeluk Agama Islam; Terkenal kaya raya.
nikoh: ♀ Nyai Ajeng Kinjeng
kasbi: Kapten China, berkedudukan di Surabaya; Memeluk Agama Islam; Terkenal kaya raya.
nikoh: ♀ Nyai Ajeng Kinjeng
♀ 6. NM. Kokom Ruhada (Nyimas Roro / Buyut Lidah)
nikoh: ♂ 1.1.1. Pangeran Rangga Gede / Kusumadinata IV
o'limi: Makamnya di Kampung Cijambe, Legok Paseh, Sumedang.
o'limi: Makamnya di Kampung Cijambe, Legok Paseh, Sumedang.
♂ Pangeran Pekik / Pangeran Anom
kasbi: 1625, Surabaya, 1. Menjadi Pemimpin Ulama Ampel : 1625 - 1630
2. Bupati Pasuruan ( dibawah Pemerintahan Mataram :
2. Menjadi Bupati Surabaya II ( dibawah Pemerintahan Mataram ) : 1630 - 1663
nikoh: ♀ Ratu Pandansari , Mataram
o'limi: 1663, Mataram, Dihukum mati oleh Sunan Amangkurat I karena permasalahan calon selir Raja . Dikebumikan di Pasarean Banyusumurup, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
nikoh: ♀ Ratu Pandansari , Mataram
o'limi: 1663, Mataram, Dihukum mati oleh Sunan Amangkurat I karena permasalahan calon selir Raja . Dikebumikan di Pasarean Banyusumurup, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.
15
(Saudara Ishak /P. Pethak)
-
Al Idrus
Ampel
Ampuhan
Antapradja
Aria Damar
As-Samarakandi
Assamarqondi
Azmatkhan
Banten
Basyaiban
Bidadari
Blambangan
Bonang
Brawijaya
Bumidirdja
Cakraningrat
Cakraningrat I
Champa
Delhi
Gelampok
Gunung Jati
HAN dinasti - China
Hadiwidjoyo
Iwardaya
Jailani Clan
Jambi
Johor
Jojogan Tuban
Joko Tingkir
Juru Martani
Kajoran
Kalkum
Kandjeng Pangeran Arja Benawi
Kasultanan Banten
Katangan
Kelantan
Kerajaan Bima
Kesultanan Bima
Kesultanan Demak
Kesultanan Mataram
Ki Ageng Brondong
Ki Ageng Pengging
Ki Bimotjili
Kuningan
Madepandan I
Madura
Maguindanao Philipina
Majapahit Girindrawardhana
Mangun Oneng
Mas Kudus
Maulana Ishaq
Morocco
Ngenis
Ong
P. Pekik
Palembang
Pandan ( Pulau Terang )
Pandanaran
Panembahan Minanglangse
Panembahan Tjakraningrat
Panembahan Wirasmoro
Pasai
Patah
Petak
Prabu Brawijaya III
Raden Patah
Raden Pengulu
Raden Satmoto Al Alim
Raden Trenggono
Raja Gowa
Raja Wajo
Redjowulan
Ronggolawe
Sedayu
Singasari
Sultan Mughayat Syah
Sultan Pajang - Joko Tingkir
Sumedang Larang
Sunan Ampel
Sunan Giri
Sunda-Galuh
Talaga
Tegal Arum
Tidak tercatat
Timuriyyah
Trah Pangeran Timur
Trah Sunan Gunung Jati
Trusmi
Tuban
Upapatih
Winongan
Wiroguno
Wretikandayun
Wuragil
al Bagdhdi
