Bhatara Narasinghamurti / Mahisa Campaka (Ratu Angabhaya) d. 1269 - To'liq nasl-nasab shajarasi

Rodovid UZdan olingan
Yozuv:330122
Katta shajaraning generasiyasi uchun katta server zahiralarni talab qiladi. Server ishlashini kamaytirish uchun qayd kilinmagan foydalanivchilar shajarani faqat 7 avlod ajdodlarni va 7 avlod nasllarni.

Agarda Siz shajarani qayd qilinmasdan butunlay ko'rishni istasangiz, oddiygina bet adresiga ?showfulltree=yes matnni kiriting.

Shajarada odamlar soni 290-ta, 104-tasi oila ichidagilar va 59-tasi urig'laridagilar, 193-tasi o'zaro yaqin qardoshlar; 10-ta oila yaqin qardoshlar bilan boshqa odamlardan tashkil topgan (9-tasi).

1
Mpu Purwa
kasbi: ± 1185-1222
Gajah Para
рождение:
Ken Endok
рождение:
1
Bobolari
Ken Arok / Sri Ranggah Rajasa Amurwabhumi
рождение: 1182, East Java
nikoh: Ken Umang
nikoh: Ken Dedes
unvon: 1222 - 1227, Raja Singhasari dengan gelar Rajasa
o'limi: 1227
Bobolari
Ota-onasi
? Putri
рождение:
Panji Tohjoyo / Apanji Tohjaya
unvon: 1249 - 1250, Tumapel, Raja Singasari
o'limi: 1250
Dewi Rumbi
рождение:
Prabhu Guningbhaya ? (Agnibhaya)
unvon: 1230?, Kahuripan, Raja Kediri
Ota-onasi
 
== 4 ==
== 4 ==
Farzandlari
Farzandlari
Nabiralari
Nabiralari
7
w Rahaden Cakradhara / Raden Cakradara (Kertawardhana Bhre Tumapel)
nikoh: Tribhuwana Wijayatunggadewi / Dyah Gitarja (Ratu Kenconowungu)
o'limi: 1386, Wafat 1386. abu jenasah di dharmakan di Candi Sarwa -Jayapurwa, Desa Japan - Pasuruan
Tribhuwana Wijayatunggadewi / Dyah Gitarja (Ratu Kenconowungu)
nikoh: w Rahaden Cakradhara / Raden Cakradara (Kertawardhana Bhre Tumapel)
unvon: 1328 - 1350, Majapahit, Raja Majapahit III bergelar Sri Tribhuwanatunggadewi Maharajasa Jayawisnuwardhani
Jayanagara / Jayanegara (Raden Kalagemet)
рождение: 1294
unvon: 1295, Kediri (East Java), Yuwaraja atau raja muda di Kadiri atau Daha (Bhre Daha)
unvon: 1309 - 1328, Majapahit, Sri Maharaja Wiralandagopala Sri Sundarapandya Dewa Adhiswara
o'limi: 1328, Majapahit
7
8
Prabu Hayam Wuruk
рождение: 1334
nikoh: w Sri Sudewi / Padukasori
nikoh: w Selir / Garwo Ampeyan
unvon: 1350 - 1389, Majapahit, Prabu Majapahit IV bergelar Maharaja Sri Rajasanagara
o'limi: 1389
8
9
9
10
Bethara Katong
kasbi: Adipati di Ponorogo
Bondan Kejawen / Rahaden Bondhan Kejawan Aryo Lembu Peteng (Ki Ageng Tarub 3)
рождение: Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
рождение: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
nikoh: Retno Dewi Nawangsih
nikoh:
nikoh: Retno Dewi Nawangsih
Kertawijaya / Brawijaya I (Bhre Tumapel III)
nikoh: Jayawardhani Dyah Jayeswari / Bhre Daha Kapanca
unvon: 1447 - 1451, Prabu Majapahit VII bergelar Sri Maharaja Wijaya Parakrama Wardhana (Brawijaya I)
o'limi: 1451
Rajasakusuma / Hyang Wekasing Sukma
o'limi: Putera Mahkota. Wafat 1427 sebelum menjadi raja
Dewi Suhita / Bhre Daha II (Dyah Ayu Kencana Wungu)
nikoh: w Hyang Prameswara / Bhre Kahuripan (Aji Ratnapangkaja)
unvon: 1429 - 1447, Rani Majapahit V bergelar Prabu Stri Suhita
o'limi: 1447
17. Puteri Hadi / Putri Ratna Marsandi
рождение: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
nikoh: Juru Paniti
11. Raden Sudjana / Lembu Niroto
unvon: Adipati Blambangan
Raden Jaka Dhalak
рождение: Diputus : 25677
Hario Dewa Ketul
kasbi: Bali, Adipati di Bali
Hario Bangah ? (Arya Bangah)
...: Keling, Majapahit, Patih Brawijaya V
nikoh: Putri Ratna Satamin
Raden Jaka Lawu
o'limi: Java, Indonesia, Mount Lawu
10
11
Dewi Retna Pamekas / Ratu Ayu Kirana
рождение: adik kandung dari Raja Siliwangi Pajajaran;
nikoh: Adipati Arya Baribin - Pajajaran
Ario Pamenang
рождение:
nikoh: Dewi Wukut
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono ? ((Sultan Trenggono))
рождение: 1521
unvon: < 1546, Demak, Sultan Demak III bergelar Sultan Alam Akbar III
o'limi: 1548
Pangeran Sabrang Lor / Dipati Unus (Raden Surya)
unvon: 1518, Sultan Demak II
o'limi: 1521
Bhre Pandansalas / Dyah Suraprabhawa (Bhre Tumapel Singhawikramawardhana / Brawijaya IV)
nikoh: Bhre Tanjungpura / Manggalawardhani Dyah Suragharini (Putri Junjung Buih/Putri Ratna Janggala Kadiri)
nikoh: Rajasawardhanadewi Dyah Sripura
unvon: 1466 - 1474, Majapahit, Raja Majapahit X bergelar Sri Adi Suraprabhawa Singhawikramawardhana Giripati Pasutabhupati Ketubhuta (Brawijaya IV)
o'limi: 1474, Didarmakan di Sri Wisnupura - Jinggan
Manggalawardhani / Bhre Tanjungpura (Dyah Suragharini / Putri Junjung Buih)
nikoh: Raden Rajasawardhana Dyah Wijayakumara/ Brawijaya II
unvon: 1447, Menurut prasasti Waringin Pitu, Dyah Wijayakumara memiliki istri bernama Manggalawardhani Bhre Tanjungpura. Dari perkawinan itu lahir dua orang anak, yaitu Dyah Samarawijaya dan Dyah Wijayakarana.
5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai)
unvon: Sultan Cirebon III (1568-1570) Kekosongan pemegang kekuasaan itu kemudian diisi dengan mengukuhkan pejabat keraton yang selama Sunan Gunung Jati melaksanakan tugas dakwah, pemerintahan dijabat oleh Fatahillah atau Fadillah Khan. Fatahillah kemudian naik takhta, dan memerintah Cirebon secara resmi menjadi raja sejak tahun 1568. Fatahillah menduduki takhta kerajaan Cirebon hanya berlangsung dua tahun karena ia meninggal dunia pada tahun 1570, dua tahun setelah Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan berdampingan dengan makam Sunan Gunung Jati di Gedung Jinem Astana Gunung Sembung.
nikoh: 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
nikoh: Nyai Ratu Ayu
w 3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
unvon: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
Pangeran Panembahan Agung
kasbi: Adipati Ponorogo II
1. Ki Ageng Wonosobo /Syeh Ngabdullah
o'limi: Plobangan-Selomerto-Wonosobo
Menak Simbar
unvon: Adipati Puger
Raden Wasisrowo
рождение: Cloning 1 (Karena selisih generasi)
4.1.1.3. Pangeran Mochammad Arifin (Pangeran Pasarean)
рождение: 1495
nikoh: Ratu Ayu Nyawa / Ratu Ayu Wulan
unvon: 1528, Cirebon, Adipati Cirebon
Kyai Aden Gesikan I
рождение: Grade #2 Brawijaya V
11
Ageng
Ampel
Azmatkhan
Banjaransari
Bhre Kahuripan VII
Bhre Mataram V
Bhre Paguhan III
Bhre Pamotan I
Bhre Pandansalas III
Bhre Wengker III
Bhre Wirabhumi
Brawijaya V
Champa
Datu Luwu Pajung Luwu
Demak
Dharmasraya
Dharmasraya - Sumatera
Gunung Jati
Hikayat Banjar I
Hikayat Banjar II
Jatikusuma
Jayakusuma
Jipang
Kebo Kanigoro
Ken Arok
Kerajaan Champa
Kertanegara
Kesultanan Demak
Ki Ageng Kutu
Kuning
Majapahit
Mayangmekar
Mayangsingharupo
Mus
Pakuan Pajajaran
Pamenang
Pangkur
Pasai
Patah
Patta Labunga Datu Luwu Pajung Luwu
Purwa
Raden Patah
Raden Trenggono
Ranamanggala - Bhre Pandansalas
Randu Sanga
Ratnapangkaja
Ring Pamotan
Sanghawardhana
Sedahmirah
Sindukalang
Singasari
Sunda-Galuh
Suradita
Tan
Tdk ada catatan
Tumapel
Umang
Wangsa Rajasa
tdk ada Catatan