R. A. Sardjoeni (R. A. Imam Soebarkah) - To'liq nasl-nasab shajarasi
Rodovid UZdan olingan
Yozuv:1343620
Katta shajaraning generasiyasi uchun katta server zahiralarni talab qiladi. Server ishlashini kamaytirish uchun qayd kilinmagan foydalanivchilar shajarani faqat 7 avlod ajdodlarni va 7 avlod nasllarni.
Agarda Siz shajarani qayd qilinmasdan butunlay ko'rishni istasangiz, oddiygina bet adresiga ?showfulltree=yes matnni kiriting.
Shajarada odamlar soni 110-ta, 46-tasi oila ichidagilar va 20-tasi urig'laridagilar, 21-tasi o'zaro yaqin qardoshlar; 23-ta oila yaqin qardoshlar bilan boshqa odamlardan tashkil topgan (23-tasi).
1
♂ Kyai Adipati Nitiadiningrat I / Raden Garudo (Groedo) / Raden Bagus Ngabei Soemodrono
рождение: 1740, Pasuruan, Lahir di Desa Groedo, distrik Kraton - Pasuruan.
Level 1 = Putera PB II Kartosuro/Amangkurat Djowo bin PB I/Pangeran Puger bin Sultan Agung (Pangeran Rangsang) bin Sunan Sedokrapyak;
unvon: Dan setrusnya menjadi PANCER dari keturunannya ( Trah Kyai Adipati Nitidiningrat - Pasuruan )
nikoh: ♀ Garwo Padmi [ Putri Dari Tjakraadiningrat V, Nama Tidak Tercatat ]
unvon: 27 iyul 1751 - 8 noyabr 1799, Pasuruan, Bupati Pasuruan I bergelar Kyai Adipati Nitiadiningrat I
unvon: Dan setrusnya menjadi PANCER dari keturunannya ( Trah Kyai Adipati Nitidiningrat - Pasuruan )
nikoh: ♀ Garwo Padmi [ Putri Dari Tjakraadiningrat V, Nama Tidak Tercatat ]
unvon: 27 iyul 1751 - 8 noyabr 1799, Pasuruan, Bupati Pasuruan I bergelar Kyai Adipati Nitiadiningrat I
♂ w Panembahan Cakraningrat VII / Sultan Cakraadiningrat I (Sultan Abduh - R. Abdurrahman - Tawangalun)
unvon: 1780 - 1815, Madura, Sultan Bangkalan I
o'limi: 1815
o'limi: 1815
♂ w Panembahan Cakraningrat VI / Raden Tumenggung Ario Mangkuadiningrat (Panembahan Tengah / Panembahan Adipati Setyoadiningrat)
unvon: 1770 - 1779, Madura, Panembahan Cakraningrat VI
o'limi: 1780
o'limi: 1780
1
2
2
3
♂ Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Vlll
рождение: 20 aprel 1789, Surakarta
nikoh: ♀ Bendoro Raden Ajeng Ngaisah
unvon: 17 avgust 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII
o'limi: 28 dekabr 1861, Surakarta
nikoh: ♀ Bendoro Raden Ajeng Ngaisah
unvon: 17 avgust 1858, Surakarta, Susuhunan Surakarta Ke-VII
o'limi: 28 dekabr 1861, Surakarta
♀ R Ayu Malayasari
рождение: Level 1 = putera ke 5 dari 12 putera R Adipati Brotodiningrat_(Bupati di Banyumas)
NB: Garwo ampeyan Kanjeng Susuhunan PB V, di Surakarta
nikoh: ♂ Kanjeng Susuhunan Pakubuwono V / Raden Mas Sugandi (Sunan Sugih)
nikoh: ♂ Kanjeng Susuhunan Pakubuwono V / Raden Mas Sugandi (Sunan Sugih)
3
4
♂ Kanjeng Susuhunan Pakubuwono VI / Raden Mas Sapardan (Sinuhun Bangun Tapa)
рождение: 26 aprel 1807, Surakarta
nikoh: ♀ Gusti Kanjeng Ratu Ageng
nikoh: ♀ Ratansari
unvon: 15 sentyabr 1823 - 1830, Susuhunan of Surakarta
o'limi: 2 iyun 1849, Ambon, Pakubuwana VI meninggal dunia di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849. Menurut laporan resmi Belanda, ia meninggal karena kecelakaan saat berpesiar di laut. Pada tahun 1957 jasad Pakubuwana VI dipindahkan dari Ambon ke Astana Imogiri, yaitu kompleks pemakaman keluarga raja keturunan Mataram. Pada saat makamnya digali, ditemukan bukti bahwa tengkorak Pakubuwana VI berlubang di bagian dahi. Menurut analisis Jend. TNI Pangeran Haryo Jatikusumo (putra Pakubuwana X), lubang tersebut seukuran peluru senapan Baker Riffle. Ditinjau dari letak lubang, Pakubuwana VI jelas bukan mati karena bunuh diri, apalagi kecelakaan saat berpesiar. Raja Surakarta yang anti penjajahan ini diperkirakan mati dibunuh dengan cara ditembak pada bagian dahi.
nikoh: ♀ Gusti Kanjeng Ratu Ageng
nikoh: ♀ Ratansari
unvon: 15 sentyabr 1823 - 1830, Susuhunan of Surakarta
o'limi: 2 iyun 1849, Ambon, Pakubuwana VI meninggal dunia di Ambon pada tanggal 2 Juni 1849. Menurut laporan resmi Belanda, ia meninggal karena kecelakaan saat berpesiar di laut. Pada tahun 1957 jasad Pakubuwana VI dipindahkan dari Ambon ke Astana Imogiri, yaitu kompleks pemakaman keluarga raja keturunan Mataram. Pada saat makamnya digali, ditemukan bukti bahwa tengkorak Pakubuwana VI berlubang di bagian dahi. Menurut analisis Jend. TNI Pangeran Haryo Jatikusumo (putra Pakubuwana X), lubang tersebut seukuran peluru senapan Baker Riffle. Ditinjau dari letak lubang, Pakubuwana VI jelas bukan mati karena bunuh diri, apalagi kecelakaan saat berpesiar. Raja Surakarta yang anti penjajahan ini diperkirakan mati dibunuh dengan cara ditembak pada bagian dahi.
4
5
♀ Gusti Raden Ajeng Sapariyem (Gusti Raden Ayu Cokrodiningrat)
nikoh: ♂ Bendoro Raden Mas Okotdiyat (Bendoro Pangeran Haryo Cokrodiningrat)
o'limi: 1882, Surakarta
o'limi: 1882, Surakarta
5
Bobolari
♂ Raden Mas Syarif Saparkun Ali Muntoho (Raden Mas Djojosapoetro)
nikoh: ♀ R. A. Djojosapoetro
nikoh: ♀ Raden Nganten Setijoningsih
janaza: Astana Turiloyo, Surakarta
nikoh: ♀ Raden Nganten Setijoningsih
janaza: Astana Turiloyo, Surakarta
Bobolari
Ota-onasi
Ota-onasi
== 8 ==
== 8 ==
Bratadiningrat - Banyumas
Cakraningrat V
Cakraningrat VI
Gondohoetomo
Joyoningrat
Madura
Mahesokatang
Majapahit
Mangkuyudho III
Martani
Nitipuro
Pakubuwono II
Pakubuwono III
Pakubuwono V
Pakubuwono VI
Pakubuwono VII
Sosrokusumo
Sumoasmoro
Wiled
Wiraredja
